Aku Tanpamu

Bukankah sudah kubilang
Jauh hari dahulu kala
Bahwa sabar itu niscaya

Sebagai seorang manusia biasa, kesabaran itu seperti nafas, yang tiap saat dibutuhkan, dan tak kan mungkin dilepaskan. Dengan sabar, kita bisa lebih mendalami arti kata takdir. Dengan sabar, kita bisa lebih bijak dalam meniti dan melangkah, mengambil sebuah keputusan, tidak grusa grusu. Itu kenapa kita butuh “sabar”.

Dulu pun sudah kubilang
Bahwa indah itu akan tiba
Jika waktunya sudah tepat

Pun apabila, sudah susah payah berusaha, namun jua, belum berjumpa dengan keindahan, maka bersabarlah. Karena semua akan indah pada waktunya. Hanya saja, jangan pula, dengan alasan itu lalu tidak melakukan usaha. Karena indah tidak akan dapat diraih tanpa usaha. Indah tidak akan pernah tertarik pada orang yang hanya bisa mengeluh dalam kediamannya, tanpa ada usaha sama sekali.

Lalu, dimana letak DIRIMU?

Dalam kebisingan hari, dalam kesunyian sepi, dalam terangnya matahari, dalam temaramnya suasana malam, dalam sejuknya embun pagi. Kucoba temukan DIRIMU dalam hatiku, dalam setiap hembusan nafasku, dalam setiap aliran darahku, dan dalam setiap apa yang ada padaku. Karena yang kutahu, AKU TANPAMU SEPERTI DEBU, TERBANG TANPA ARAH DAN TANPA MAKNA.

Bikin Email Address dan Berburu Gambar Asik, My First Online experience

Internet yah?
Barang apaan sih itu?
Atau makanan?
Enak nggak?

Hehe, itu dulu waktu masih SMA, dan taunya tentang internet juga gara-gara saban hari Sabtu Jawapos pasti mengulasnya. Tahun ajaran 1997/1998 sebelum internet membumi di hampir seluruh wilayah nusantara. Dasarnya suka tertarik ama hal-hal baru, akhirnya semua informasi yang berhubungan dengan internet kusadur ulang ke dalam buku saktiku. Termasuk url-url yang ditampilkan disana (meski sebenernya dan sebener-benernya nggak ngeh ama yang dimaksud dengan url 🙂 )

Untungnya, semester kedua di PIKTI-ITS ada materi internet yang ditunjang dengan keberadaan lab komputer & internet, dan untungnya, satu orang satu komputer. Untuk ukuran tahun 1998 tentu itu sudah sangat bagus.

Teringat akan catatan-catatan yang sudah aku kumpulkan, kubuka, dan woilaaa…ternyata gak ada ruginya aku bikin catatan itu. Aku masih ingat situs pertama yang aku buka, hotmail, hehe..bisa pamer ke temen-temen neh… :), tapi nggak ngeh ini situs mau diapain… lah email juga kagak ngerti barang macam apa itu… (ceile..ternyata o’on yah dulunya…hihihi).

Hari demi hari kulalui dengan hati berbunga-bunga sehabis kenalan ama internet, materi pun diberikan dan diajarkan. Search engine menjadi temen setia menemani hari-hari, mencari contoh-contoh script VB, dan lain-lain. Akhirnya demi menyelamatkan moral anak bangsa, generasi penerus, ditulis dan diumumkan dengan jelas dan seksama, bahwasannya dilarang membuka situs p*rn*. Hebat deh sekolahan ini…

Salah, justru dengan begitu aku malah penasaran, kayak apa sih situs p*rn* itu? hehe..Entah sebuah petunjuk atau sebuah awal jaman kesesatan, waktu nulis hotmail terjadi salah ketik menjadi hotline dan..woila…ruaarrrr biasaaaa….cantiiikkk…dan hihihihi… Eh malah gemeteran..dasar amatiran…

internet-distractionsTapi itu dulu, sekali lagi itu dulu…sekarang ini aku kan dah jadi orang baik-baik, rendah hati dan tidak sombong… ;))

Kebetulan juga, dari sebuah hobby berubah menjadi sebuah pekerjaan. Dari awal kerja sampai sekarang gak jauh-jauh dari yang namanya komputer dan internet. Lebih parahnya lagi, masih sempet-sempetnya nyari duit lewat internet. Blog review, design web/blog, dan lain-lain. Ikutan jualan domain, hosting, apa ajah deh yang penting halal. Siapa tahu juga dengan menulis ini bisa dapat rejeki, dapet netbook dari blogdetik.. 🙂

Hidup internet, hidup blogger.

Masih Tanpa Judul

Bahkan, hampir-hampir tidak ada ide untuk menulis. Padahal 3 hari ini ada moment-moment yang sangat mungkin untuk bisa dijadikan bahan penulisan.

Iyah, sejak mengalami tragedi yang memilukan, berupa pagerank yang tiba-tiba hancur tidak berbekas, sepertinya keinginan untuk menulis tiba-tiba saja lenyap. Meski sadar ini sesuatu yang salah, karena menulis adalah sebuah luapan jiwa, penyampaian hasrat dan kehendak, bukan hanya sekedar upaya untuk mencari ketenaran atau segenggam dolar; tapi entahlah, tiba-tiba saja hasrat itu lenyap, diiringi dengan kebencian mendalam pada google yang telah menghapus pagerank-ku. Bahkan kemudian berkoar-koar, ah bing masih jauh lebih baik dari google. Hehe…meski tetap terpikir juga, sekuat apapun microsoft melakukan usaha untuk menyaingi google, tetap saja, merubah pandangan orang banyak tentang search engine yang terbaik, itu susah. Dimana-mana, kalau nyari sesuatu yah google, nyari apapun tinggal googling, atau serahkan saja pada mbah google.

Sebenarnya, ada apa sih moment istimewa di tiga hari ini?

Foto(659) 1. 14 Juli 2009, tepatnya hari Selasa. Hari pertama anakku masuk sekolah. Iyah, dia sudah besar. Sudah 3 tahun, dan sudah minta disekolahkan. Anakku sekolah di Pra TK Insan Mulia. Waktu dengar cerita dari bunda nya bahwa, adek Hawa sangat senang di sekolah, aku juga ikut senang. Adek di sekolah tidak nangis, padahal banyak anak-anak yang lebih besar nangis nyari orang tuanya. Adek juga mau dan bisa ketika disuruh nyanyi, iyah nyanyi bintang kecil. Ah jadi bangga jadi bapaknya. 🙂 Bangga punya anak yang pintar… 🙂

 

2. 15 Juli 2009, anakku ulang tahun. Usianya 3 tahun. Manis, cantik, paling manja sama ayahnya. Paling takut kalau bunda atau ayahnya marah, meski kalau dah marah gitu dia sampai janji-janji sambil nangis, iyah adek hawa nggak boleh nakal, nggak boleh mbangkong (bangun siang). Hehe..semoga menjadi anak yang sholihah, bisa menjadi kebanggaan Ayah dan Bunda kelak dihadapan Alloh SWT waktu hari penghitungan. Bisa menjadi permata yang cantik luar biasa, luar dan dalam, dengan akhlakul karimah. Menjadi wanita yang didambakan oleh syurga. Amien ya robbal alamien.

3. 16 Juli 2009, ulang tahun pernikahanku yang ke-empat. Semoga Alloh SWT selalu memberikan rahmatnya pada kita sekeluarga yah sayang. Semakin bisa memahami makna pernikahan, luar dan dalam. Sehingga bisa lebih memahami makna dari keluarga sakinah, keluarga yang selalu mendapatkan mawaddah dan rohmah. Kita ini ibaratnya nakhoda kapal dan wakilnya, jadi harus lebih bisa bekerjasama agar laju kapal yang kita gerakkan ini bisa lebih terfokus dan terarah. Menuju satu titik, titik kepuasan, ridlo dan kasih sayang Alloh SWT.

Sebenernya dengan adanya tiga moment itu, tentunya sudah lebih dari cukup untuk menjadikannya sebagai sebuah ide dalam penulisan. Tapi, sekali lagi entahlah…aku laksana seorang pemanah yang kehilangan busurnya, jadi bingung sendiri…

🙂

Gaya Hidup Atau …???

Dari awal rencana ke Madiun emang sengaja hendak memilih bus antar kota sebagai media transportasinya, karena satu dan lain hal.

Sambil menikmati pemandangan disepanjang jalan yang cukup panjang dan melelahkan, toh sesekali masih bisa memejamkan mata. Lumayan untuk sedikit melepas lelah. Untung busnya nggak penuh, jadi nggak harus berdesak-desakan dan uyel-uyelan kayak di tivi.

Pengamen Ada yang menarik perhatianku, dari awal keberangkatan bus sampai sejauh ini, hampir-hampir nggak pernah berhenti pengamen, turun satu naik satu, selalu begitu. Dari anak-anak, remaja sampai orang tua pun ikutan ngamen. Ah jadi kepikiran, apa ini cara mudah untuk mendapatkan uang? Apa ini karena memang tidak mau bersusah payah? Ataukah kondisi yang memaksa? Karena sudah tidak memiliki cara lain untuk bisa mendapatkan sekedar sesuap nasi? Biaya hidup keluarga dan biaya sekolah anak-anak? Sudah tidak ada lagi lapangan pekerjaan buat mereka? Sudah tidak ada lagi kesempatan kerja buat mereka? Sudah tidak ada lagi ide-ide kreatif buat mereka? Atau apa?

Mungkin untuk orang-orang yang sudah lanjut usia, masih bisa dimaklumi, karena kebutuhan yang harus dipenuhi sementara lapangan kerja tidak mungkin mereka dapatkan, ditambah, tidak ada lagi daya dan upaya yang bisa dilakukan, mau tidak mau, ngamen bisa menjadi salah satu alternatif daripada meminta-minta (baca: mengemis). Tapi untuk anak muda? (bukan hendak menyudutkan atau menghalang-halangi hobi/kesenangan) Bukankah otot mereka masih cukup kekar untuk mengangkat barang? Bukankah tubuhnya masih bisa digunakan untuk mengasah parang? (ini cuman perumpamaan, bukan untuk niatan perang) Bukankah otaknya masih bisa digunakan untuk berkreasi? (tentunya dengan catatan bukan otak udang) Haruskah ngamen menjadi pilihan untuk mendapatkan sesuap nasi?

Bukan bermaksud mempermasalahkan istilah/pekerjaan ngamen, akan tetapi coba lihat kultur dan budaya di negeri ini, untuk kata ngamen itu seberapa besar tingkatan/strata dalam masyarakat kita? Mungkin gampangannya, seorang anak perempuan, secara orang tua, ketika dilamar seorang businessman muda dan seorang pengamen, kira-kira lamaran siapa yang akan dipilih?

Note:
Maafkan jika ada salah kata, dan mohon pembenarannya.

A Tribute To Mbah Ti (Almh)

Mbah Ti(alm) Lagi Duduk

Beliau meninggal dunia pada hari Senin tanggal 8 Juni 2009, sebenarnya kalau menurut hitungan tanggal Masehi di Indonesia, meskinya Minggu 7 Juni 2009 pukul 18:00.

Mbah Ti (biasanya kami memanggil begitu) adalah nenek dari istriku. Beliau sangat sayang sama istriku dan apalagi sama anakku…terakhir, waktu beliau masih sakit dan dirawat di rumah sakit, beliau masih menyempatkan guyonan dengan anakku.

Mbah Ti, pertama kali tahu panggilan itu juga dari istriku. Tadinya aku pikir Ti itu kependekan dari nama beliau, ternyata bukan, Mbah Ti itu kependekan dari Mbah Putri, hehehe

PadaMu Ya Illahi kami memohon
Ampunan atas segala khilaf dan salah
Nenek kami tercinta
Yang telah Engkau panggil menghadap

Terimalah ia disisiMu Ya Illahi
Dengan segala kasih sayangMu
Berikanlah tempat yang indah untuknya
Di syurgaMu yang kekal dan abadi

Jujur, meski kami sudah mempersiapkan hati kami untuk menghadapi kenyataan seperti ini, tapi demi mendengar kabar bahwa beliau meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit (meninggalnya di rumah), kami shock…terkejut…dan benar-benar merasa kehilangan…

Engkau laksana tembok kokoh
tempat kami menyandarkan keluh kesah

Engkau laksana cawan maha luas
tempat kami mencurahkan gundah

Yah, beliau meninggal dunia, di usianya yang memang sudah sangat udzur..

Kami semua menangis meski saat yang sama kami lihat wajahmu yang hampir tidak menyiratkan rasa sakit, wajah yang teduh…

Terakhir, kami ucapkan selamat jalan Mbah Ti, semoga amal ibdahmu di terima di sisiNya dan segala salah, khilaf dan dosamu diampuniNya, sehingga engkau mendapatkan tempat yang layak di Syurga.

Berdiri WithHawa

Cerita Tentang Conficker

Setelah berbulan-bulan berjibaku dengan conficker… 🙂 Setelah berkali-kali ganti antivirus dan juga pakai beberapa conficker remover… Akhirnya pilihan jatuh pada rebuilding system… iyah, format habis..totall..semua komputer di kantor…

Kenapa harus begitu?? Yah..terpaksa..sudah berbagai cara dan berbagai anti virus serta conficker remover digunakan, hasilnya nihil…

Lalu kenapa nggak dari dulu ajah?? Semua kan butuh pertimbangan..dan nggak asal ambil keputusan…ini susahnya kalo kerja di kantoran…harus banyak perhitungan… 😀

Intinya sih, conficker itu kalau sudah masuk ke jaringan komputer, harus dicari induknya sebelum dia menyebar, itu yang pertama. Yang kedua, anti virusnya harus selalu update. Dan yang ketiga, windowsnya juga diupdate. Khusus untuk conficker, jangan melakukan sharing computer dengan full access. Terlalu riskan, boleh full access tetapi minimal kasih pembatasan pada usernya. Dan tentu saja harus dengan password yang tidak mudah ditebak.

Atau kalau tidak mau ribet, gunakan ajah software-software semacam deepfreeze, untuk beberapa kasus, itu bisa sangat membantu. Tentunya dengan perhitungan yang tepat. Aku sendiri, untuk kantorku, aku belum mau pakai deepfreeze.

Semoga berguna.

Menggugat Para Caleg

Pemilu sebentar lagi…Pesta demokrasi 5 tahunan warga negara Republik Indonesia akan segera digelar. Semua perlengkapan dan keperluan telah disiapkan oleh para anggota KPU. Dan semua peserta telah bersiap-siap untuk menjadi pemenang (…ah…apa mereka juga sudah siap untuk kalah yah??)

Sebagai warga negara, adalah sebuah pilihan untuk mencoblos (eh mencontreng) atau tidak…itu semua terserah pribadi masing-masing..uhmm..sepertinya melenceng dari judul diatas deh…:)

Hampir disepanjang jalan di seluruh wilayah nusantara, ada baleho-baleho dan spanduk-spanduk. Ada yang cantik ada yang sok manis, ada yang ganteng ada yang jeleknya amit-amit .. 😛 , dan semuanya hampir sama, intinya mempromosikan diri (untung sekarang istilahnya contreng..bukan coblos..klo coblos…bisa bahaya.. :P). Dengan berbagai janji-janji manis atau menjadi sok pahlawan…..yang pada intinya hanya ingin mengemis..pilihlah saya..Catatannya..apakah kalau sudah terpilih, semua janji manis itu akan berbuah manis? Ataukah habis manis sepah dibuang? Sepertinya semuanya harus diserahkan kembali kepada hati nurani masing-masing caleg.

Yah..promosi dan promosi…bahkan kalau perlu bayar penari erotis (karena banyak yang suka) untuk sekedar cari sensasi…sepertinya Undang-Undang Anti Pornografi yang dulu sempat bikin heboh, saat ini sudah tak punya taji.

Mungkin, seharusnya, begitu mereka (para caleg) mencalonkan diri mereka harus disumpah dulu, agar kalau nanti terpilih, mereka bersedia untuk:
1. Dihukum mati kalau melakukan korupsi. Atau minimal dihukum penjara seumur hidup.
2. Kalau ketahuan tidur waktu sidang soal rakyat, mereka bersedia untuk diludahi mukanya oleh seribu orang warga NKRI.
3. Bersedia dikebiri kalau masih saja suka jajan atau selingkuh. Kalau calegnya cewek, enaknya diapain yah?
4. Diceburin ke laut atau sumur kalau lagi teler.
5. Dipotong kakinya kalau jalan-jalan keluar negeri pakai duit rakyat.
6. Ditampar mukanya oleh seribu warga NKRI kalau bohongi rakyat.
7. Ditendang bareng-bareng kalau suka judi bola. Kalau judi yang lain, ehm..dijewer ajah deh..Kalau judinya pakai duit rakyat, dibantai massal ajah sekalian.

Yah, mungkin itu saja kali yah.

Enak gak sih jadi anggota legislatif itu???

Blog Review; Sebuah Media Untuk Promosi Yang Terabaikan

Mungkin dibelahan dunia sebelah sana, blog review (blog advertising) sudah bukan barang baru lagi. Terbukti dengan banyaknya situs makelaran review semacam blogsvertise, linkworth, payingpost, etc, dan etc. Juga web semacam ciao tentu bukan web kecil. Dan mereka eksis, bahkan mereka sanggup membayar kepada para bloggernya yang selalu menulis dan menulis…

make-money-online-180-726959

Itu sebuah bukti bahwa disana blog advertising dianggap sebagai media yang tidak kalah menarik dibanding dengan advertising via tv/koran/majalah/dll.

tired Coba tengok kesini…sebenarnya bukan disini tidak ada web makelaran review, lihat saja, ada reviewmu, adreview camp…hanya saja mengenaskan…bahkan akhirnya web yang satu ini sepertinya hanya tinggal menunggu masa aktifnya habis…dan mungkin akan lenyap begitu saja…seperti tidak pernah ada sebelumnya… 😦

Uhm…sebuah kesadaran akan berharganya beriklan melalui internet sepertinya belum menyentuh sama sekali ke relung hati paling dalam pada para pebisnis tanah air…Mereka lebih suka menghambur-hamburkan uangnya untuk menayangkan iklannya di tv-tv dalam negeri, yang semakin hari isinya semakin membosankan…sinetron 10 menit iklannya 5 m3nit..dan begitu dan begitu…

Sepertinya mungkin perlu ada semacam gerakan reformasi periklanan yang diprakarsai oleh para peblogger Indonesia…ini loh kami ada..untuk memberikan yang terbaik bagi anda semua… <— ssstt kayak iklan yah… 😀

blog-advertising

Air Oh Air…

Karena satu dan lain hal…malam ini (Rabu, 11 Maret 2009) aku lagi-lagi pulang telat…ah dah jam 8 pulang ajah…

Duar…ctarrrr…kilat…hujan deras…

Tanya Pak Satpam dan katanya hujan baru 10 menit yang lalu…yah dah deh pulang ajah..gpp…

Busyet dah…HR Muhammad sudah berubah fungsinya…dari jalan raya menjadi kali dengan air yang mengalir cukup deras…dan dalam…knalpot MPku ajah dah mau tenggelam…dan tentu saja banyak sekali motor yang ngadat gara-gara kena air…Ahhh mending balik ajah deh…ke kantor…banjirrr

Jam 9 malem baru berani mencoba pulang…alamak…HR Muhammad masih belum surut airnya…putar lagi..coba lewat Mayjend ke arah Gunung Sari ajah…dan sama saja…depan Vida seperti kubangan air…putar lagi ajah…kali ajah Vila Bukit Mas bisa dilewatin…ternyata sama saja…parahhhh…putus asa…

Dalam hati nggrundelll…nih pemerintah duitnya dikemanain ajah sih…masak kena hujan sesaat ajah dah tenggelam dimana-mana…seharusnya kan pembuatan jalur air itu hal yang sangat penting…bahkan jauh lebih penting daripada ngabisin duit buat keluyuran ke luar negeri dengan alasan study banding…..bullsheeeetttt ahhhhh…

Untungnya ketemu sama Tukid…dan diajak lewat jalur kucing…ngelewatin kampung-kampung dan keluar pas di Gunungsari…seneng dehhhh….

Eitssssss…..alamak…Raya Menganti hampir-hampir gak ada bedanya…air dan air…..air oh air….biarin dah…nekat ajah…berenang di Raya Menganti menggunakan MP dengan sedikit berharap-harap cemas…moga airnya gak masuk ke tangki…mengingat kanan kiri dah banyak yang nuntun motornya…

Dan jam 10:30 malem baru bisa nyampek rumah….luar biasa….

Ps.
Ada yang bilang Surabaya sudah lebi dulu memperingati hari air sedunia… hihihi…

Go Green Building

The buildings in which we live, work, and play protect us from nature’s extremes, yet they also affect our health and environment in countless ways. As the environmental impact of buildings becomes more apparent, a new field called green building is gaining momentum.

A sustainable building, or green building is an outcome of a design which focuses on increasing the efficiency of resource use (energy, water, and materials) while reducing building impacts on human health and the environment during the building’s lifecycle, through better sitting, design, construction, operation, maintenance, and removal.

Green buildings are designed to reduce the overall impact of the built environment on human health and the natural environment by: energy efficiency and renewable energy, water efficiency, environmentally preferable building materials and specifications, waste reduction, toxics reduction, indoor air quality, smart growth and sustainable development.

In their blogs, Norsteel provide some accurate information on this Green Building. As an article entitled New Building Materials Go Green. In this article discussed some of new materials to create a green building. Such as, plastic ductwork systems (sub-slab), self-sealing duct component, whole-house air filtration, ICF roof/deck system, and irrigation controllers.

For materials with high quality, please visit Norsteel. They also provide products, steel buildings, accessories, and more.