Tentang Diriku

Tak perlu terlalu diperhatikan, tentang apa dan siapa; seseorang. Karena; apapun dan dimanapun; tetap saja manusia. Keberadaan hanya tentang sesuatu yang mungkin biasa disebut sebagai nasib. Itupun masih cukup dipengaruhi pada asas kepercayaan. Dan itu biarkan menjadi bagian tersendiri dalam diri seseorang; tak perlu terlalu diperhatikan.

Iklan

17 thoughts on “Tentang Diriku

  1. Abdul Rauf..I tought he was a calm person.Ternyata…hahaha..salah babar blass. Kapan ya ketemu lagi? Orang pertama yang bikin aku PeDe di tempat yang baru, because of his friendly and warm smile. Cailee…jangan meledak tuh kepala! So far, he always be a nice person for me. Gak pernah absen kalo dimintain his best advise. Thanks. Kenalin doonk ama istri tercinta ama malaikat kecilmu…

  2. it’s the best my teacher,…. itu yang kutau….. tapi cukup keren lah..
    tapi jangan di bandingin ma aku….. ngak ada apa-2 nya Bapak yang satu ini……… hahahahahaha.

    Mayan walau umurnya lebih muda, tarap kedewasaannya lumayan, and advise aku sech….. hadapi hidup ini dengan senyum, menurutku itu cukup, sabar ya………..

    Puitis…. mayan, tapi lom seperti aku… masih jauh lah……..

    Thank’s be 4 ya….

  3. Doel,
    dewasa? hm .. mungkin dia sekarang tengah menjalani proses pendewasaan dalam kehidupannya, yang tak mungkin bisa kujalani seperti dirinya πŸ™‚
    banyak hal yang kupelajari dari dia, salah satunya belajar untuk bisa mengerti orang lain di sekitar, meski tak secara langsung dia mengatakannya, tapi pada intinya dia teman yang cukup bijak saat diminta pendapat …
    gut luck my bro …

    peace always … GBU πŸ™‚

  4. Ada yang baru dalam hidupmu, saat peri kecilmu tumbuh semakin besar, kamu bukan lagi yang sekarang, tapi engkau akan menjadi seorang bapak, engkong dan ………

    berubah drastis saat peri kecilmu menjadi dewasa, masih bisa ato tidak lagi kamu menikmati hari2mu bersamanya…..

    gunakan waktumu untuk menyayangi dia selagi masih bisa, karna tiba saatnya kamu akan membutuhkan dia………

  5. salam kenal juga mas firman..wah klo soal hati..pada dasarnya kan semua manusia hatinya lembut…jadi keras klo dah meninggal mas..malah ada yang membusuk..:P J/K..

    • hehe…nasibnya yah seperti yang digariskan dan seperti bagaimana tangan dan kaki ini berusaha mas… πŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s