Masih Tanpa Judul

Bahkan, hampir-hampir tidak ada ide untuk menulis. Padahal 3 hari ini ada moment-moment yang sangat mungkin untuk bisa dijadikan bahan penulisan.

Iyah, sejak mengalami tragedi yang memilukan, berupa pagerank yang tiba-tiba hancur tidak berbekas, sepertinya keinginan untuk menulis tiba-tiba saja lenyap. Meski sadar ini sesuatu yang salah, karena menulis adalah sebuah luapan jiwa, penyampaian hasrat dan kehendak, bukan hanya sekedar upaya untuk mencari ketenaran atau segenggam dolar; tapi entahlah, tiba-tiba saja hasrat itu lenyap, diiringi dengan kebencian mendalam pada google yang telah menghapus pagerank-ku. Bahkan kemudian berkoar-koar, ah bing masih jauh lebih baik dari google. Hehe…meski tetap terpikir juga, sekuat apapun microsoft melakukan usaha untuk menyaingi google, tetap saja, merubah pandangan orang banyak tentang search engine yang terbaik, itu susah. Dimana-mana, kalau nyari sesuatu yah google, nyari apapun tinggal googling, atau serahkan saja pada mbah google.

Sebenarnya, ada apa sih moment istimewa di tiga hari ini?

Foto(659) 1. 14 Juli 2009, tepatnya hari Selasa. Hari pertama anakku masuk sekolah. Iyah, dia sudah besar. Sudah 3 tahun, dan sudah minta disekolahkan. Anakku sekolah di Pra TK Insan Mulia. Waktu dengar cerita dari bunda nya bahwa, adek Hawa sangat senang di sekolah, aku juga ikut senang. Adek di sekolah tidak nangis, padahal banyak anak-anak yang lebih besar nangis nyari orang tuanya. Adek juga mau dan bisa ketika disuruh nyanyi, iyah nyanyi bintang kecil. Ah jadi bangga jadi bapaknya. 🙂 Bangga punya anak yang pintar… 🙂

 

2. 15 Juli 2009, anakku ulang tahun. Usianya 3 tahun. Manis, cantik, paling manja sama ayahnya. Paling takut kalau bunda atau ayahnya marah, meski kalau dah marah gitu dia sampai janji-janji sambil nangis, iyah adek hawa nggak boleh nakal, nggak boleh mbangkong (bangun siang). Hehe..semoga menjadi anak yang sholihah, bisa menjadi kebanggaan Ayah dan Bunda kelak dihadapan Alloh SWT waktu hari penghitungan. Bisa menjadi permata yang cantik luar biasa, luar dan dalam, dengan akhlakul karimah. Menjadi wanita yang didambakan oleh syurga. Amien ya robbal alamien.

3. 16 Juli 2009, ulang tahun pernikahanku yang ke-empat. Semoga Alloh SWT selalu memberikan rahmatnya pada kita sekeluarga yah sayang. Semakin bisa memahami makna pernikahan, luar dan dalam. Sehingga bisa lebih memahami makna dari keluarga sakinah, keluarga yang selalu mendapatkan mawaddah dan rohmah. Kita ini ibaratnya nakhoda kapal dan wakilnya, jadi harus lebih bisa bekerjasama agar laju kapal yang kita gerakkan ini bisa lebih terfokus dan terarah. Menuju satu titik, titik kepuasan, ridlo dan kasih sayang Alloh SWT.

Sebenernya dengan adanya tiga moment itu, tentunya sudah lebih dari cukup untuk menjadikannya sebagai sebuah ide dalam penulisan. Tapi, sekali lagi entahlah…aku laksana seorang pemanah yang kehilangan busurnya, jadi bingung sendiri…

🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s