Antara Pekerjaan dan Pertemanan

Pertemanan mungkin tidak sehangat kata persahabatan, dan sepertinya itu lebih cocok untuk case yang ini.

Dalam dunia kerja, ada banyak relasi, ada banyak orang disekeliling kita; dan mereka bisa dibilang teman, sahabat, rekan kerja, atau bahkan mungkin lawan. Semuanya berdiri pada porsinya masing-masing sesuai dengan kita menempatkannya.

Kalau kita merasa banyak teman berarti kita menempatkan orang-orang itu sebagai teman, kalau kita mengartikannya sahabat, ada kemungkinan kita ini orang baik-baik yang suka bergaul dengan siapa saja tanpa ada penghalang meskipun itu masalah pribadi. Kalau kita menempatkannya sebagai rekan kerja, berarti tidak lebih dari sekedar teman dalam bekerja.

Lalu bagaimana kalau kondisinya mengatakan bahwa dia lawan? Silakan dilihat dulu dari sisi mana anda menganggap dia sebagai lawan. Lawan dalam usaha merebut roti yang sama? Atau lawan dalam hal keputusan-keputusan dalam pekerjaan? Atau malah lawan dalam hal-hal yang bersifat pribadi? Atau dia memang kelewat brengsek. Dan sangat patut untuk disebut sebagai lawan?

Bagaimana menanggapi atau menghadapi kondisi seperti ini? Apa resepnya?

Aku juga tidak tahu, tapi mungkin dengan menjadi orang baik-baik dan tidak terlalu memikirkan hal-hal brengsek seperti itu. Kita bisa menjadi lebih enjoy, dan biarpun ANJING menggonggong kita jalan ajah asal dia nggak ngejar palagi ngegigit.. 😀

Cheers

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s