Arti sahabat (Usah Kau Lara Sendiri)

Tentang arti seorang sahabat…

Kulihat mendung menghalangi pancaran wajahmu
tak terbiasa kudapati terdiam mendura
Apa gerangan bergemuruh di ruang benakmu
sekilas galau mata ingin berbagi cerita

Tatkala duka menyapa, betapa pentingnya kehadiran seseorang yang bisa menyapa hati,  menemaninya dengan tulus, sehingga tak ada lagi kesendirian yang mendera berkepanjangan….

Kudatang sahabat, bagi jiwa
saat batin merintih
usah kau lara sendiri
masih ada asa tersisa

Lalu membiarkan kita bersandar, merasakan bahwa besok masih akan ada hari yang lebih membahagiakan…

Letakkanlah tanganmu di atas bahuku
biar terbagi beban itu
dan tegar dirimu

Membantu kita bangkit atas keterpurukan yang menimpa, memapah, meringankan segenap beban yang mendera…

Di depan sana cah’ya kecil tuk memandu
tak hilang arah kita berjalan
menghadapinya

Memandu ke arah cahaya, walau nampak kecil, tapi disana letak secercah harapan untuk menuju  hari yang lebih indah. Bersamanya menghadapi, melangkah, menyusuri jalan…

Sekali sempat kau mengeluh, kuatkah bertahan?
satu persatu jalinan kawan beranjak menjauh

Meski banyak kawan yang menjauh saat kita terpuruk, tapi seorang sahabat akan tetap datang,  bagai tonggak yang akan menuntun, memapah kita, dan tak akan membiarkan kita terjatuh. Bagai cahaya, yang akan menunjukkan jalan terang, jalan menuju kebahagiaan…

Itulah seorang sahabat…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s